Jakarta β Di tengah gempuran game-game modern dengan grafis realistis dan fitur futuristik, siapa sangka sebuah game FPS klasik bernama Point Blank masih berdiri tegak? Ya, game yang pernah jadi primadona warnet ini masih eksis, aktif, dan punya komunitas fanatik tersendiri. Bukan cuma nostalgia, tapi bukti bahwa gameplay yang seru tak lekang oleh waktu.
π« Sebuah Ledakan dari Masa Lalu
Pertama kali dirilis di Indonesia sekitar tahun 2009, Point Blank langsung mencuri perhatian. Di tengah era kejayaan game warnet seperti Counter-Strike dan Lost Saga, PB hadir dengan gaya khas FPS online yang cepat, brutal, dan penuh adrenalin.
Map yang beragam, mode permainan yang variatif (Deathmatch, Bomb Mission, Destroy), serta karakter unik seperti Viper Red, Tarantula, dan Leopard membuat game ini cepat dikenal dan dicintai.
Bagi banyak gamer generasi 2000-an, PB adalah bagian dari masa remaja. Tempat bertemu teman, adu skill, bahkan kadang jadi ajang persaingan antar warnet.
π₯ Evolusi dan Perjalanan Panjang
Meski sempat berganti publisher beberapa kali, dari Gemscool, Zepetto, hingga kini kembali ke tangan pengembang aslinya, Zepetto, Point Blank terus berbenah.
Game ini melakukan banyak perubahan:
- Update senjata dan map baru secara rutin
- Turnamen eSports resmi seperti PBNC dan PBIC
- Sistem clan dan ranking yang terus diperkuat
- Server stabil dan anti-cheat lebih ketat
- Mode khusus bertema zombie dan AI battle
Tidak hanya itu, mereka juga merangkul generasi baru lewat event media sosial, kolaborasi skin, hingga turnamen sekolah dan kampus.
π§ Apa yang Membuat PB Masih Bertahan?
Ada beberapa alasan mengapa Point Blank tidak tenggelam meski dihantam gelombang game baru:
- Gameplay cepat dan intens
Tidak butuh waktu lama untuk main. Masuk, tembak, dan menang. Simple, tapi nagih. - Spesifikasi ringan
Bisa dimainkan di PC low-end, bahkan laptop jadul pun masih bisa ngegas! - Komunitas yang loyal
Banyak pemain PB yang sudah bermain 10+ tahun. Mereka tetap aktif, ikut turnamen, bahkan jadi streamer. - Nostalgia kuat
PB punya tempat spesial di hati gamer lama. Bagi banyak orang, main PB itu seperti pulang kampung. - Dukungan eSports aktif
Turnamen resmi masih rutin digelar, dengan hadiah puluhan hingga ratusan juta rupiah.
π― Dari Warnet ke Dunia eSports
Point Blank bukan cuma game kasualβia juga pernah jadi raja turnamen FPS Indonesia. PBNC (Point Blank National Championship) dan PBIC (Point Blank International Championship) menghadirkan persaingan antar tim elite dari berbagai negara, dengan panggung megah dan penonton ribuan.
Banyak pro player Indonesia berawal dari PB dan menjadikannya batu loncatan ke dunia eSports profesional. Bahkan ada yang sekarang sudah menjadi pelatih, caster, atau content creator sukses.
π₯ PB di Tahun 2025: Masih Bertempur
Kini di tahun 2025, Point Blank terus menunjukkan bahwa umur bukan penghalang untuk tetap relevan. Versi PC-nya tetap aktif dengan update berkala, dan Zepetto mulai merambah ke platform baru seperti mobile untuk menyasar generasi yang lebih muda.
Dengan skin eksklusif, event musiman, dan komunitas yang solid, Point Blank tetap menjadi salah satu game FPS online lokal paling ikonik dan bertahan paling lama di Indonesia.
π Penutup: Point Blank, Lebih dari Sekadar Game
Point Blank bukan cuma soal kill, headshot, atau win streak. Bagi banyak gamer, PB adalah kenangan, pertemanan, bahkan tempat belajar tentang kerja tim dan strategi.
Dan yang lebih hebatβgame ini masih hidup. Masih berkembang. Masih dimainkan. Masih jadi tempat di mana ratusan ribu pemain login, membentuk clan, dan menyalakan semangat bertempur seperti hari-hari awal.
Selama masih ada peluru dan semangat di medan perang virtual, Point Blank belum selesai.
